Pengumuman

Sori ya teman-teman, mulai sekarang, kayaknya saya bakal jarang banget posting ke sini. Postingan tentang manga dan anime juga saya pindah ke blog saya yang satunya.
Ditambah, saya jarang banget baca novel :(

AUTUMN IN PARIS ~ Ilana Tan *maklumilah aku yang baru baca novel ini*


AUTUMN IN PARIS

Penulis : Ilana Tan
Genre : Metropop
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit : Juli-2007
Jumlah Halaman : 272 Halaman
Price : Rp 32.725,00
Related posting : "SUMMER IN SEOUL"
"WINTER IN TOKYO" "SPRING IN LONDON"


Sekali lagi, mencoba untuk membaca Metropo Karyanya Kak Ilana Tan. Menuntaskan rasa penasaran dari “Summer In Seoul” yang udah lebih dulu aku baca. Hehehe, beberapa hari lalu aku beli satu paket soalnya, harganya lumayan, 4 novel cuma 132.000 doang, makanya jadi bling2 pingin beli. Wkwkwk,

Langsung,

Ceritanya adalah tentang sepupu dari Han Soon-hee alias Sandy, tokoh utama di novel “Summer In Seoul” yang udah kembali ke Negara asalnya, Paris. Tara Dupont, cewek blasteran Indonesia-Prancis adalah cewek yang menyukai kota Prancis dan musim gugurnya. Dia juga suka sama hidup yang telah dia lewati. Punya Papa keren yang jadi bos dari banyak restoran, punya Sebastien, gebetan yang selalu care dengannya, serta menjadi penyiar Radio di stasiun Radio terkenal, adalah kesenangan hidup Tara di Prancis.

Sampe ketika dia bertemu dengan Tatsuya Fujisawa, cowok Jepang yang bisa fasih berbahasa Prancis. Yang selalu membuat Tara penasaran bahkan sejak pertama kali Tara ketemu. Yang selalu mengirim surat ke stasiun Radionya dengan nama Fujitatsu. Yang selalu menyebut Tara dengan sebutan “Gadis Musim Gugur”

Sebelum Tara sadar, ternyata Tara udah jatuh dalem banget dalam hidup Tatsuya. Membuat mereka nggak bisa lagi untuk menarik diri satu sama lain. Disitulah kebenaran terungkap, suatu rahasia yang membuat mereka nggak bisa lagi memiliki satu sama lain.

Cuplikan synopsis : -Seandainya ada harapan-sekecil apapun-untuk mengubah kenyataan, ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya pada harapan itu..

Wehehe, sayangnya, sekali lagi yang aku heranin adalah, kenapa aku nggak nangis waktu baca novel yang seharusnya ngebuat aku nangis? Maksudku, Apa aku udah nggak cengeng kayak dulu atau memang novel ini belum mampu nyentuh hatiku? Padahal bagus sih alur ceritanya, aku dibuat senyum-senyum dan akhirnya nge-fans sama Tatsuya.

Sayang aku nggak suka endingnya, bukan karena aku pembenci sad-ending. Aku cuma ngerasa aku punya semacam harapan lebih dari novel ini. Tapi secara keseluruhan bagus banget. Serius. Kak Ilana Tan emang penulis yang penuh bakat.

=========================================================
update : 16 Agustus 2010

Seorang teman yang namanya Wina (temen sekelasku) juga udah baca novel ini,, terus dia nulis resensi juga. Ihhh... resensinya keren. Makanya,, aku rekomendasiin di entry ini.

Resensinya bisa dilihat di komen di bawah postingan yang ini :) Enjoy it,,, hehehe.
Btw,, kronologinya gini nih,, tadi pagi pas aku masuk ke kelas, Wina tiba-tiba nongol dan ngasi selembar kertas yang isinya resensi dari si Autumn in Paris itu. Gilaaa... hahha. Mana kertasnya dihias2 keren banget >_< Ada tulisan "Just for ~Frey~" di atasnya. Entah kenapa aku jadi tersanjung.
http://www.smileycodes.info

7 cuap-cuap pembaca:

Nia! said...

novel ini novel pertama kali yang buat aku nangis terharu. Hiks-hiks "hoho". Sebenernya aku kecewa banget sama endingnya dan rasanya pengen tak rubah deh itu novel, hehe. Tapi aku seneng, aku sedih, aku marah, semua itu ada di novel itu.Sumpah aku pengen rubah ceritanya biar gak sad ending.

Salsa~ said...

sumpah aku nanges baca buku ini , nyesel banget kenapa harus tatsuya yang jadi saudaranya tara. gak tega waktu baca kata2.nya tatsuya 'sekarang. . .saat ini saja , detik ini saja, aku ingin berlaku egois . aku ingin mengabaikan semua orang, mengabaikan benang di antara ...kami , aku hanya ingin mengungkapkan AKU MENCINTAINYA' ya ALLAH,aku langsung nanges bacanya . kenapa jugak ending.nya tatsuya harus mati . mangkel seh . tapi buagus banget ya ALLAH . good job for ilana tan :)

Wina said...

Autumn in Paris~~~~~~> Wina

"Musim gugur". Keindahannya begitu dinantikan, seindah pertemuan awal Tara dengan Tatsuya. Namun, sekejap saja, semuanya berubah dingin, menusuk, dan menyakitkan. Seiring dinginnya hembusan angin musim gugur yang tiada ampun. Musim gugur juga menyebabkan semua dedaunan yang hijau menjadi kuning kering, merutuki nasib yang selalu membuat menyerah dan berguguran tanpa daya.

Tatsuya pergi dengan tenang, melayang ringan seakan melepas semua beban dan penderitaannya.

Cerita ini memang cocok sekali dengan Autumn. Meskipun aku sangat benci cerita yang berakhir menyedihkan. Dan novel ini, sudah menguras air mataku! seandainya, hidup Tara seindah hidup Sandy... Aku pasti senang sekali. Walaupun hanya sebagai penonton kisah mereka >_<

A.D.I.N.A said...

win , kata*mu ndewo ! haha
emang se bagus novelnya .
aku nangis waktu 40 halaman terakhir .
kebetulan , aku mbacanya waktu berangkat sekolah . ckkck
jadi , aku nangisnya di kotor .
haha :D . ga elit .

Salsa 'Aisyah said...

padahal ceritanya dalem banget

Frey si pencuap said...

Adina : Kamu pun nangis bacanya? Hiks... hiks... hiks... mengapa hanya aku yg tidak nangis? Ada apa dengan kalian semua.... Huaaaa!!!! *halah*

Salsa : iya,, emang dalem,, tapi lebih daleman TTAF :DDD

Anonymous said...

nyeeeh T^T
so sad.. five thumbs up!

Post a Comment

Udah baca entry-nya Frey?
Mau ikutan cuap-cuap?
Monggo atuh... :D

Sebisa mungkin jangan pakek anonim ya teman-teman,, supaya kita knal lebih dekat. Kalo kalian nggak punya blog, bisa pakek "name/url". Kamu bisa tulis nama kamu doang, dan url page kamu (contoh, URL fb)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...