Pengumuman

Sori ya teman-teman, mulai sekarang, kayaknya saya bakal jarang banget posting ke sini. Postingan tentang manga dan anime juga saya pindah ke blog saya yang satunya.
Ditambah, saya jarang banget baca novel :(

The Crossing of INGO--Last Book of INGO Tetralogy by Helen Dunmore + cuap2 tntg Sapphire x Faro


Judul : THE Crossing of INGO
Penulis : Helen Dunmore

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tanggal Terbit : Agustus-2010
Negara Asal : Britain

Penerjemah : Rosemary Kesauly

Halaman : 376 Halaman
Price : Rp 43.000,00


Annyeong All~ Akhirnya, diriku menyelesaikan seluruh buku Tetralogi INGO ini *lagu We Are The Champion berkumandang* Dan saatnya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya pada orang yang berperan besar dalam suksesnya proses pembacaanku. Yaitu Mbak "ELOK AMANDA KHARISMA PUTRI".

Dia, dengan baiknya minjemin seluruh novelnya ke aku tanpa memperhitungkan bisa balik lagi kedia dengan selamat sentosa apa enggak.

And Finally, aku baca sampe habis lho.Dan komentar singkatku adalah : Seandainya kisah INGO nggak berakhir secepat ini. Perasaan baru kemaren aku baca seri satunya, sekarang udah buyar.

Nah, di buku ke-4 ini, Pahlawan kita masih sama. Yaitu sepasang adik kakak yang mempunyai darah separuh manusia dan separuh Mer (makhluk mirip putri duyung) Sapphire dan Conor Trewhella. Tapi kali ini, konflik yang mereka hadapi makin kompleks. Mereka berdua harus mengikuti pemilihan remaja Mer untuk ikut penyebrangan INGO.

Pertanyaannya :

APAKAH PENYEBRANGAN INGO ITU??????

Itu pertanyaan wajar bagi yang belum baca, maka karena saya baik *huuuu* saya akan jawab pertanyaan itu.

Jadi, penyebrangan INGO itu suatu adat kaum Mer dimana remaja Mer yang sudah siap untuk dewasa melakukan perjalanan ke ujung dunia. Dan Conor serta Sapphire sebagai manusia dengan darah Mer, mempunyai misi untuk mendamaikan dunia INGO dan Manusia dan satu-satunya adalah dengan ikut penyebrangan itu. Tentu aja masih dibantu dengan dua orang teman Mer mereka, Faro dan Elvira.

Yang udah baca bukunya, pasti udah tau kalo Elvira dan COnor saling cinta. Nah, udah tau juga pasti kalo Sapphire dan Faro ada indikasi. Dan bagi yang udah baca Postingan ku sebelumnya, udah tau juga pasti kalo yang aku gebet tuh kisah antara Faro-Sapphire.

Masalahnya adalah, di buku ke-4 ini, cerita antara mereka berdua masih gantung. Walopun mereka tambah deket, bahkan ada lho bagian waktu mereka cuma berdua doang selama 2hari 2malam. Bayangin konco-konco!!! *histeris*

Tapi ironis banget sih, sementara Sapphire-Faro makin deket, Conor-Elvira malah renggang karena sesuatu (spoiler : mereka entar putus,, Yosss!!)

Masalah lebih besar lainnya : ERVYS!!! *efek dramatis* Tuh orang emang gak ada bosennya bikin rusuh di INGO. Dia gak pingin dunia manusia dan INGO damai. Gaje banget, benci aku!!

Eniwei, mari kita bicarain tentang ending. Inilah salah satu yang ngebuat aku mikir. Kalo dibilang sad ending, enggak juga sebenernya. Tapi kalo dibilang happy ending, kok rasanya jahat banget. Habis di buku-4 ini banyak yang gugur di medan perang (bahasa kerennya : mati)

Tapi overall, pokoknya bagus. Miss Dunmore seperti adatnya yang lalu2, pinter nyampein kata-kata. Penerjemahnya ya jempolan. Eh, ada yang hampir kelupaan nih. Tentang point of view-nya. Di CHapter pertama, aku sempet agak kaget gara2 Miss Dunmore memutuskan pake sudut pandang orang ketiga. Padahal, ketiga buku sebelumnya semua pada pake sudut pandang orang pertama.

Ternyata salah sih, soalnya cuma Chapter pertama doang yang make sudut pandang orang ketiga, yang lainnya tetep sudut pandang orang pertama yang dibebanin ke Sapphire. Tapi nggak masalah sih, soalnya semuanya gak mengganggu. Fine-Fine aja. Jadi untuk itu, aku nggak bakal komentar banyak-banyak.

Lebih baik, aku bocorin beberapa adegan yang ngebuat aku susah nafas saking senengnya. Yaitu adegan yang ada Faro x Sapphire mesra-mesraan *dasar!* tapi tentu aja ada bagian yang aku edit untuk pemuasan diri sendiri *dasar lagi!* cuma 5% doang.

So, Check it Out

Adegan awal-awal, waktu Sapphire berusaha menutupi ingatannya dari Faro. Faro nanya,

Faro : "Kenapa kau berusaha menutupi ingatanmu dariku?" (keliatan gusar gara-gara nggak bisa menebak isi kepala Sapphire)

Sapphire : "Tentu saja karena itu rahasia pribadiku Faro," (Sapphire ngejawab dengan tegas)

Faro : "Rahasia Pribadi??? Tapi tak ada batasan milikmu atau milikku diantara kita," (Sapphier langsung diem)

Hahaha, keren banget kan si Faro? Dia emang kepingin menegaskan bahwa dia dan Sapphire itu satu. Faro juga pernah bilang kayak gini ke Sapphire, *makin menegaskan bahwa dia nggak kepingin saling menyimpan rahasia dengan Sapphire*

Faro : "Tanpa kau bertanya pun aku tetap akan memberitahukannya padamu. Karena tak perlu ada rahasia diantara kita,"

Atau saat adegan klimaks di lost Island, waktu di pertarungan final dengan Ervys. Faro dan Sapphire terdesak, terus Faro bilang gini ke Sapphire *ini yang paling Nyak-Nyuk*

Faro : "Aku akan membelamu sampai titik darah pengahabisan adik kecil,"

Sapphire : "Aku juga akan membelamu, kita akan bertarung sampe mati,"

Faro : "Ya, kita tak akan pernah berpisah, kita akan mati bersama,"

Gimana? So Sweet kan? I swear Faro adalah Remaja Mer yang paling kusukai di INGO. Walaupun dia udah bilang segala hal yang bikin hati lemes karna melting ke Sapphire, tapi tetep aja Miss Dunmore bikin cerita yang ngegantung buat mereka.

Oh ya, terus kan aku gugling tuh. Iseng-iseng pake keyword "Faro x Sapphire" sama kayak pas aku search "Kurogane x Fai" aku nemu fan art kayak gini.... *share aja*


by blackkitty di devianart.com . Histeris lah aku,, gambarnya bikin deg-degan euy.

Komentarku : cocok sama bayanganku. Faronya berkulit coklat gitu, Sapphire-nya juga gak mengecewakan. Dan mereka lagi... well, ciuman? Hahahaha.... pokoknya top deh. Mana Faro bener-bener keliatan Macho!!! Sumpah aku melted!!!!!!!!

Walopun banyak forum2 di net yang bilang kalo "Faro isn't in love with Sapphire" dan pernyataan macam gitu, tapi aku tetep kukuh, suatu saat mereka bisa bersama.

Hahaha...
Sekian dulu deh cuap-cuapku kali ini. Moga-moga kita ketemu lagi di postingan berikutnya. *masih histeris karna gambar diatas*

Annyeong All~~~~

Detective Conan Volume 58--Aoyama Gosho-- (Manga Review)



Penulis : Aoyama Gosho
No. Id. Elex : 150101870
Jumlah Halaman : 184
Berat Buku : 120 gram
Dimensi( pxl ) : 172 mm x 114 mm
Genre : Shonen

Harga: Rp 16.500


Haloha... Haloha,,,

Aku kemaren barusan buka-buka website-nya elex lho, karena ga ada kerjaan. Kerjaanku sebelumnya sih searching image-nya Kurogane x Fai *gampared by Princess Tomoyo* tapi karena gambar yang muncul garain il-fil,, setenga naked gitu, yang gambar kebanyakan para Fujoshi, akhirnya aku berhenti. Tentu aja setelah dapet gambar yang menurutku lumayan, ngedit-ngedit dikit, dan jadiin walpaper leppy.

Hahaha, balik lagi ke ngunjungin web-nya elex tadi. Awalnya, niatku cuma cari info TCR kapan lagi terbit. Eh, walah-walah, ternyata di list buku baru ada Detective Conan volume 58. Aku langsung berhent bernafas beberapa detik dengan mata berkaca-kaca *lebay garis miring alay* Gimana nggak terharu sekaligus seneng? Aku udah nunggu selama empat bulan. Say Together kanca-kanca,, chingudeul, EMPAT BULAN!!!!!

Sudah empat bulan aku menanti-nanti kelanjutan nasib Rena Mizunashi yang disekap FBI di Rumah Sakit Pusat Haido tanpa tau entar Pasukan Jubah hitam bakal berhasil ngambil diakembali apa enggak. Sudah empat bulan juga aku bertanya,, sebenernya Rena Mizunashi itu beneran bukan kakaknya Eisuke Hondo nggak sih?

Akhirnya,, aku mendapat jawabannya kemaren. Setelah aku lihat kabar itu di web-nya Elex, aku langsung tancap cap-cus. Bermodal uang 16.500,00 dan kontak sepeda motor pinjeman dari kakek, aku berangkat ke toko komik kecil langgananku. Lebih tepatnya di Jalan Potroagung deket SMPN 9 Surabaya (Mantan SMP-ku tersayang)

Ibu penjual komiknya menyambut aku dengan sukacita dan bilang, "Mbak'e... komik Conannya sudah ada!!"

Huahaha... aku tertawa dalam hati seraya markir sepeda motor. Jelas ajalah Ibuknya hapal aku,, orang aku selalu ngontrol kesana buat nyari Conan *Sadar tiba-tiba* ehm... kayaknya aku gak usah cerita tentang gimana belinya deh. Agak-agak ga penting, salah-salah kalian malah langsung kabur ke web lain.

Oke-oke,, kita bahas Conan lagi. Aku udah terlalu kangen sama komik ini. *Andai terbit tiap minggu sekali*

Jadi banyak banget rahasia yang terungkap disini. Yaitu, Rena Mizunashi ternyata emang Kakaknya Eisuke. Nama asli si Rena adalah Hidemi Hondo. Lho? Terus kok bisa? Padahal golongan darah Rena dan Kakak Eisuke kan beda?

Itu ada hubungannya sama Ayah mereka yang anggota Company. Yup! Silahkan yang belum baca untuk menerka sendiri. Yang jelas, te-o-pe banget. Aoyama-san bener-bener super duper keren. Aku dibuat tercengang-cengang oleh kenyataan yang terjadi. Kisah yang melatari kematiannya Ethan Hondo, anggota CIA yang digadang-gadang dibunuh Kier
/Rena/Hidemi juga Nyak-Nyuk banget.

Dan yang paling
aku suka tuh adalah perang analisis dan taktik antara kubu Kawanan Jubah Hitam dengan FBI. Atau bisa disebut perang antara GIN dengan Shinichi/Conan yang berkolaborasi dengan Suichi Akai.


JRENG-JRENG!!!!!!!

BLACK ORGANIZATION versus FBI


Dengan kasus itu, Shuichi Akai makin mengukuhkan posisinya sebagai cowok kueren yang cuerdik dan penuh talenta di hatiku *apa si,, hahaha*

Sumpah,, perang taktik antara kubu GIN dan Conan ngebikin merinding dan ngebuat aku merasakan sensasi yang udah lama gak aku rasain. Conan emang THE BEST. Nggak ada Manga yang bisa mengalahkannya di hatiku. Hidup Conan!! Hahaha.

Mm,, betewe, setelah kemunculan Shuichi di beberapa volume lalu, aku baru bisa ngenal dia baik di volume ini. Kenapa? Karena volume ini fokus bercerita tentang masa lalunya. And Guess Whatttt??? Shuichi tuh mantan pacarnya Akemi Miyano. Terus aku search-search di gugel nih, dapet gambarnya.


cocok ga mereka? Cocok ga mereka?
Huft,, semoga Akemi tenang di amal sana ya *sad kambuh* Semoga Suichi dapet cewek yang lebih baik lagi,, amin.

Itu berarti, Ai Haibara/Shiho Miyano kenal sama Shuichi. Hahaha,, gak nyangka ya dunia begitu sempit *ralat : dunia komik begitu sempit*

Ending-nya,, Rena kembali lagi ke Organisasi. Dan Fuala... babak baru dimulai. Semuanya dimulai. Hoho... selain kasus Rena Mizunashi alias pertarungan antara FBI vs Kawanan Jubah Hitam --yang ada sentuhan2 CIA nya juga-- dan menghabiskan hampir 75% volume, ada juga kasus pembunuhan yang melibatkan 4 orang bule. Itu juga gak kalah serunya. Walopun kasus ringan, tetep aja ada keistimewaannya. Bikin ngakak! Refreshing setelah ngadepin kasus bersama Kawanan Jubah Hitam.

Emang ya, kasus dengan jubah hitam selalu bikin tegang. Tegang banget. Tapi itu semua belum selesai. Di akhir chapter, Jubah Hitam masih mendominasi. Kali ini, nyawa Suichi terancam.

Ck ck...

Tapi bersambung. Kapan kira-kira volum ke-59 terbit? Akankah aku harus menunggu 4 bulan lagi? Ato aku harus baca online kayak dahulu? Huh... gak lega sebenernya. :(

Ya udah deh,, segini dulu untuk kali ini. Jumpa lagi di entry berikutnya.

Annyeong~~~~ Konbanwa all. Mataku mulai ngantuk nih dari tadi ngetik melulu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...