Pengumuman

Sori ya teman-teman, mulai sekarang, kayaknya saya bakal jarang banget posting ke sini. Postingan tentang manga dan anime juga saya pindah ke blog saya yang satunya.
Ditambah, saya jarang banget baca novel :(

Kuroshitsuji = Black Butler


Title : "Black Butler" aka "Kuroshitsuji"
Mangaka : Yana Toboso
Genre : Shonen
Series : 1-10 (ongoing...)


Hallo semua pembaca blog Frey yang setia *cihhh gaya banget saya*… di Sabtu yang cerah ini Frey lagi berbahagia tingkat dewa *mengutip dari istilah yang sering dipake teman saya, Adina*

Kenapa saya berbahagia? Karena… libur tlah tiba… libur tlah tiba *nyanyi lagunya Tasya*. Bener lho, untuk ukuran sekolahku, libur itu bener-bener keajaiban. Makanya, segala planning yang sudah tak siapkan untuk menjadikan liburan seminggu sebagai liburan termenyenangkan sedunia banyak banget lho.

Termasuk blogging. Dan kali ini, ijinkanlah saya bercuap-cuap dengan Manga yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita semua. Manga yang lagi nge-hits banget saat ini, weheheheii!

Kalo kita ngebicarain seorang Butler, siapa yang ada dipikiran kalian semua untuk pertama kali? Mmm.. kalo sekarang sih, aku bakal jawab “Kuroshitsuji”. Soalnya Kuroshitsuji alias Black Butler ini lagi nge-hits banget sekarang.

Aku pribadi sukaaaa banget sama ceritanya.

Bagi yang belom tau, Manga ini bercerita tentang seorang tuan muda dari keluarga terpandang di Inggris, yang walaupun masih berumur 12 tahun sudah mampu memimpin seorang perusahaan “Phantomhive” dibawah kendalinya sejak orang tua serta sebagian besar keluarganya musnah dan terbunuh beberapa tahun lalu.

Tuan muda itu namanya Ciel Phantomhive. Lah, dia punya seorang Butler yang sempurna banget namanya Sebastian. Butler yang sempurna dan bisa ngelakukan apa aja sampe aku melongo-melongo sendiri ngeliatnya.

Nahh, yang mau tak bicarakan disini adalah, banyak yang bilang Manga ini ada unsur Sho-ai nya. Yah, beberapa forum di internet sih banyak yang ngomongin Kuroshitsuji ini. Bahkan para Fujo sendiri nggak lengkap rasanya kalo belom baca Kroshitsuji.

Bagiku sendiri sih, ceritanya itu beda, unik, gak bosenin dan gampang banget buat dimengerti sekaligus sulit banget buat ditebak. Jadi, dibilang sho-ai pun, sebenernya ceritanya gak berfokus sama ‘potensi’-nya itu. Wahaha, walopun aku pribadi mengakui adanya ke-deep-an hubungan antara Sebastian sama Ciel, tapi aku juga gak bisa bilang kalo mereka emang beneran punya feeling.

Semuanya masih misterius lahh. Tapi aku sempet ngakak se. Ada satu halaman itu mencurigakan gitu. Yana-sensei kayak ngeberi potensi gitu ke Ciel sama Sebastian. Hahaha. Lagian pas aku gugling, keyword-nya kan "Ciel Sebastian" tuhh... ya ampun! Banyak banget Fan Art yang muncul. Trus muncul recomended link yang bikin ngakak kayak "Sebastian x Ciel Yaoi" atau "Sebastian x Ciel Doujin". Bahkan aku nemu lho cosplay nya mereka berdua yang terlalu tidak pantas saya tampilkan di Blog tercinta saya. Hahahaha!!!, lol.

Aku emang ngerasa Ciel itu imuuut banget. Bishie banget... *nosebleed* Dan kalo dia sama Sebastian, jadi lucu aja itu pasangan. Makanya, ayok kita lihat piku-nya sama-sama :DD

(yang patut diperhatikan : sepatunya Ciel... liatlah. Dia pake hak tinggi booo -.-)

(Aku paling suka piku yang ini, honestly. Ini kalo gak salah pas kasus Jack The Ripper. Sebastian sama Ciel nyelinap ke pesta dansa nya tersangka. Ciel nyamar jadi cewek, terus Sebastian jadi guru privat-nya)

Untuk Kuroshitsuji ini, aku cuma ngikutin Manganya. Sempet ada niat buat ngoleksi anime-nya juga sih, tapi untuk urusan itu aku serahkan sama temenku *licik*. Habis katanya dia sudah donlot, aku tinggal CoPas aja entar. Soalnya jadwal juga lagi sibuk nih (sibuk donlot drama, reality show, sama film).

Yang jelas, satu yang pasti. Aku suka Kuroshitsuji ini. Walopun cerita yang tak ikutin baru yang terbit di Indonesia (aku ga ada waktu deng buat baca di Mangafox. Kalo aku baca online, itu yang ga ada di Indonesia begitu)

Buka rahasia, di Kuroshitsuji ini, aku suka satu tokoh pas di kasus sirkus “Noa’s Ark”. Kasus yang menurutku sangat-sangat-sangat NyakNyuk! Iyee~~ Aku suka sama Joker. Dari pandangan pertama malah. Aku jadi heran sendiri, soalnya pas aku bilang ke Farah (Uke-ku), dia malah ketawa. Dia bilang gini,

“Frey, Frey. Seleramu kok yang gitu-gitu se? Di Yakitate kamu suka Pierrot, di Kuroshitsuji kamu suka Joker. Seleramu selera badut ya?”

Walahhh. Sakit rasanya. Hahaha. Tapi aku ngakuin sih, soalnya Pierrot-nya Yakitate sama Joker-nya Kuroshitsuji sama-sama seorang badut sirkus gitu. Aku juga mulai nemukan beberapa kesamaan diantara mereka.

(Joker kesukaanku ♥)

Mereka sama-sama pake riasan wajah yang nyeleneh tapi keren. Tingkah mereka mirip, mereka sama2 slengek’an, suka heboh, banyak omong. Tapi mereka berdua sebenernya sama-sama kesepian. Mereka juga punya masalalu yang nyakitin.

Dan yang terpenting, di Yakitate maupun Kuroshitsuji, mereka berdua sama-sama suda nggak muncul lagi.

Ahh, saya jadi sedih ngingetnya. Bedanya adalah,, Pierrot-nya Yakitate sudah nggak muncul lagi karena sudah hidup happily ever after sama keluarganya. Sedangkan Joker-nya Kuroshitsuji,, T.T Mati! Iya dia mati!! Gak asik banget dia mati.

Soalnya aku sampe nangis disekolah waktu itu (nginget-inget saat2 yang memalukan)

Ceritanya waktu itu sudah mau pulang. Aku masih asik baca kuroshitsuji dimejaku. Lah abis gitu ada sceene pas Joker mati itu, pas nyeritain masa lalunya Joker. Buset! Aku nangis! Ahh~~ yang enggak-engga aja. Nangisnya cuma setetes sih. Aku lumayan kaget juga aku nangis.

Tapi tetep aja! Walopun setetes, aku ketahuan nangis! Tanti, Farah, ketawain aku. Bisa-bisanya aku nangis baca Kuroshitsuji! Ahhh~ nangis karena baca komik? Kok memalukan ya rasanya? Agak gak elit gitu. Hahahaha.

Huft, yah sudahlah. Cuap-cuapku sampe disini dulu deh. Soalnya aku mau melakukan berbagai rencana untuk menyempurnakan liburanku.

Selamat pagi temaaaaan~ Doakan hari sempurnaku nggak beakhir yaaaaak. Kudoakan juga kalian bisa enjoy nikmatin hari-hari.

~Bye-bye~

Legend of Nereid (Hwang Miri)


Tittle : Legend of Nereid
Mangaka : Hwang Miri
Genre : Shojo, Historical, Romance
Series : 1-15
(Complete)

Betewe, betewe, kayaknya aku jadi pingin baca semua manganya Hwang Miri eonnie yang sudah terbit di indo deh. wahahaha. Aku kan suda baca tuh Hot Blooded Girl, Sexy Simpleton sama sequelnya juga, lahh.. ini aku baca lagi karyanya eonnie.

Sudah komplit 1-15. Aku baca sampe tamat deh sudah. Dan menurutku… bagus lho. Aku lebih suka Legend of Nereid daripada yang Sexy Simpleton. Soalnya karakter-karakternya lebih ngena aja sama aku. Bukan berarti Sexy Simpleton ga bagus lho ya.

Nama-nama karakternya juga asik. Soalnya bukan make nama Korea gitu. Soalnya settingnya sendiri itu kayak setting-setting Yunani gitu.

Cerita intinya dimulai dari sebuah ramalan. Seorang peramal Athropa (peramal besar) disebuah kerajaan besar bernama Attica, karena terdesak oleh Ratu, meramalkan suatu kebohongan. Yaitu suatu saat, kerajaan Attica akan dihancurkan oleh seseorang yang menyandang gelar “Ksatria Laut” tahun ini.

Gelar kstaria laut adalah sebuah gelar yang diberikan kepada remaja berusia 15 tahun disebuah pulau. Remaja yang bisa berenang mencapai sebuah batu dan mengambil pedang, dialah yang menjadi kstaria laut selama satu tahun. Dan karena ramalan palsu yang dibuat oleh Peramal Athropa, hidup seorang gadis terpaksa harus menderita.

Namanya Mattia, gadis berumur 15 tahun yang kuat dan ceria. Punya Obsesi menjadi kstaria laut tanpa mengetahui kalo kerajaan sedang mengutus pasukan khusus untuk membunuh Ksatria Laut tahun ini. Berkat ambisinya, dia berhasil jadi ksatria laut.

Saat itulah dua orang manusia itu ketemu. Mattia, gadis ksatria laut, dan Themedes, kepala prajurit muda yang diutus untuk membunuh ksatria laut tahun ini. Mattia yang berhasil kabur setelah tahu bahwa ksatria laut pasti akan dibunuh kemudian memotong rambutnya jadi pendek, dan entah itu takdir yang kayak gimana, dia nggak sengaja ketemu sama pasukannya Themedes.

Themedes tentu aja nggak ngenalin penampilan baru Mattia. Dikiranya Mattia cowok, terus dimasukin ke kelompok prajuritnya. Mattia manfaatin hal itu dengan nyamar memakai nama “Khulab”. Bersama “Khulab”, Themedes mencari jejak Ksatria laut.

Wahahai. Ironisnya, justru yang Themedes kejar itu lagi ada disampingnya. Gak hanya itu, masalah makin bertambah komplikated saat ada tokoh baru, namanya Prince Thaion. Wahahaha. Aku suka banget nih sama Prince Thaion.

Jadi Prince Thaion waktu itu luka parah gitu di hutan gara-gara dikhianatin pasukannya. Lah, Mattia yang kebetulan juga nyesat, nemuin Prince Thaion terus ngerawat Prince Thaion yang manja gitu.

Wah, Prince Thaion itu nyaknyuk deh sifatnya. Angkuh sombong! Sekilas kayak Ciel Phantomhive nya Kuroshitsuji. Iya lho. Apalagi Prince Thaion sama Ciel sama-sama bishie. Eh, tapi itu sifatnya angkuh nya doang lho ya. Masalah wajah sih beda.

Oh ya, persamaan antara Ciel dan Prince Thaion yang lainnya yak, mereka sama-sama punya seseorang yang dengan setia dan sepenuh hati ngelayanin mereka. Kalo Prince Thaion punya Ramodeos, budak yang selalu mempertaruhkan nyawanya buat dia, yang paling ngerti dia, dan yang menempatkan pangeran Thaion sebagai orang yang paling penting melebihi dirinya sendiri.

Kalo Ciel kan punya Sebastian *smirk* (lahh, kenapa saya jadi ngomongin Kuroshitsuji begini?)
Ngomongin tentang Prince Thaion sama Ramodeos, mereka berdua ada potensi banget lho *Fujo relaps*. Iya, mereka berdua nyaknyuk banget! Prince Thaion kan masih kecil tuh, dia itu nggak mau dipegang siapapun. Cewek pun dia jijik. Yang bisa megang dia cuma Ramodeos doang.

Duh~ Kisahnya mereka berdua itu nyaknyuk banget! Aku gak mau bocorin surprise-nya sih. Tapi seperti biasa, jadi ga tahan bocorin juga. Kekekekek *devil laugh*.

Spoiler :

Akhirnya sih Happy ending, Prince Thaion yang sadar cintanya ke Mattia ga mungkin bisa dibales (secara Mattia sudah punya Themedes), kembali ke Ramodeos lagi. Tapi kalo pada akhirnya mereka emang pacaran (baca : Prince Thaion sama Ramodeos), mereka gak hanya BL Couple doang. Mereka juga incest dong. Soalnya mereka ternyata kan…. *tutup mulut*. Wahhh… penyimpangan tingkat dua itu *garuk-garuk kepala*

Uhh, tapi mereka berdua emang keren. Di Volume 13 itu udah mulai nyaknyuk banget! Kalian wajib baca deh ini Manga. Terkhusus bagi para Fujo yang lagi nyari manhwa sho-ai. Ini cocok banget buat bacaan kalian. Kisahnya Prince Thaion sama Ramodeos deep banget.

Mmm… untuk pemeran utamanya, Mattia sama Themedes juga keren kok. Apalagi konflik kerajaannya. Dari dulu kan aku emang suka sama kisah historical romance gitu. Asik aja. Ga terkecuali ini, intrik-intriknya yang keren sebagai bumbu juga dapet aku terima dengan baik.
Keren lah.

Cuma,, aku agak cegek gitu sama endingnya. Bener-bener gantung. Terkesan dipaksakan untuk selesei. Sama kayak Sexy simpleton gitu. Dan gak kayak Hot Blooded yang endingnya bikin puas begitu.

Segitu doang sih keluhanku. Selebihnya, Manhwa-nya Hang Miri eonnie emang jempolan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...