Pengumuman

Sori ya teman-teman, mulai sekarang, kayaknya saya bakal jarang banget posting ke sini. Postingan tentang manga dan anime juga saya pindah ke blog saya yang satunya.
Ditambah, saya jarang banget baca novel :(

Madre -- Dee


Judul : Madre
Author : Dahlian
Penerbit : Bentang
Tanggal Terbit : Juli-2011
Page : 325 Halaman
Kategori : Kumpulan Cerpen dan Puisi (Sastra)
Price :Rp 47.000,00

Kalo ada Novel yang bisa ngebuat saya berhenti dari kegilaan dan kesibukan saya ngeliat anime, maka Novel inilah salah satunya~!!!
Yoshaaa! Buktinya adalah, blog yang sudah ada sarang laba-labanya karna saya tinggalin secara menyedihkan ini mule saya isi lagi. 
Wohoo  Apa kabar semuanya? Visitor-visitor saya yang saya cintai lahir batin yang aktip ngomen maupun yang jadi Silent reader, http://www.emocutez.com how've you been? *


Langsung yaaahhh.
Jadi, tentang apakah Novel yang sampe ngebuat saya Mood untuk ngeresensi novel lagi ini??
Well, ini bukan novel cinta-cinta. Novel ini lebih kepada kumpulan cerita-cerita karangan Dee mulai tahun 2005 sampe 2011 kemaren. Tapi ada satu cerita utama yang menjadi bintang di Novel ini. Judulnya "MADRE!"


Bayangkan ini, kamu adalah seorang cowok keturunan India yang hidup bebas di Bali tanpa ikatan. Bapak kamu nggak ngurusin kamu, kamu hidup didunia yang kamu ciptakan sendiri. Berselancar, berlibur, bersenang-senang adalah bagian dari hidupmu, dan itu semua selalu kamu tuangkan didalam sebuah personal blog yang ramai pengunjung.


Tapi suatu saat, seorang mendatangi kamu. Bilang bahwa kamu adalah ahli waris dari kakek pengusaha roti yang barusan meninggal di  Jakarta. Bahwa pengusaha roti yang sudah berumur dan barusan meninggal itu mewariskanmu sesuatu yang BESAR. Gimana kamu bisa percaya semua itu? Kamu cuma seorang laki-laki keturunan India, sedangkan kakek itu berdarah Tionghoa.


Pasti ada dua pertanyaan yang nyelinap dihatimu
1. Siapa Dia?
2. Kenapa Aku?


Nah, itulah pertanyaan yang mendera tokoh Utama Novel ini, Tansen Wuisan saat ngerti kalo dia adalah ahli waris dari pengusaha roti di Jakarta.


Dalam sinopsisnya, dia berkata :

“Apa rasanya jika sejarah kita berubah dalam sehari? 


Darah saya mendadak seperempat Tionghoa, 


Nenek saya seorang penjual roti, dan dia, 


Bersama kakek yang tidak saya kenal, 


Mewariskan anggota keluarga baru yang tidak pernah saya tahu: Madre.”


MADRE adalah sesuatu yang diwariskan buat dia. Tapi sebenernya apa MADRE itu? Kenapa MADRE sebegitu berharganya? Apa Madre itu? Menurut saya, Madre itu Magis. Madre adalah cerita karangan Dee yang punya ide yang sangat original dan nggak klise. Cerita yang entah bagaimana bisa narik seluruh indra ditubuh saya buat ngasih reaksi positip sama ini Novel.


Tapi untuk dapet jawaban sebener-benernya, silahkan baca novelnya sendiri aje XD haha.


You know guys, I just cant put this novel down when I read it! Dee emang mempesona, dengan segala permainan kata dan ide ceritanya yang amazing, dia berhasil menghipnotis saya dengan kisah ini. Kisah seorang Tansen Wuisan, pemuda keturunan India yang berusaha untuk membangkitkan sebuah toko roti bangkrut di pinggiran Jakarta.
Such a beautiful storyhttp://www.emocutez.comHighly Recommended! Dengan cerita yang sederhana, lahir sebuah karya yang SANGAT KEREN! Apa lagi yang kalian tunggu?


Selaen itu banyak banget puisi yang menghentak jiwa *jahh, lebei banget bahasa saya. Dan cerita-cerita yang laen, well, emang ada beberapa bahasa yang berat dan kurang saya ngerti. Tapi saya tetep bisa nikmatinnya sih.


So, selamat membaca ya Guys. Semoga resensi saya dapet menjadi pertimbangan kalo kamu-kamu lagi ada di toko buka.

Jaa~~ Salam hangat penuh Cinta
`Frey istrinya Saengi SS501 yang sudah lama banget nggak ngeresensi Novel`

Promises Promises


Judul : Promises Promises--Mencintaimu Sekali Lagi
Author : Dahlian
Penerbit : Gagas Media
Tanggal Terbit : April-2011
Page : 352 Halaman
Genre : Romance
Price : Rp 44.000,00

Gimana kalo kalian setelah bertahun-tahun, ketemu sama orang yang pernah kalian cintai sekaligus yang pernah nyakitin kalian. Padahal selama bertahun-tahun ini, kalian sudah nyoba lupain dia, sudah nyoba menjadi dewasa untuk melanjutkan hidup, sudah nyoba memaafkan. Tapi setelah kalian dihadapkan pada orang itu lagi, kalian jadi lumpuh, gemetar, nggak percaya, dan yang paling parahnya, rasa itu entah gimana muncul lagi.

Itu yang dialamin sama wanita 25 tahun bernama Fiona, tokoh utama Novel ini.
Bayangin aja setelah 13 tahun menjalani hidup tanpa Evan, cowok yang pernah ngobrak-ngabrik masa remajanya dan kabur ke Jerman, yang sekaligus Ayah dari anak semata wayangnya, Kejora, dia ketemu lagi sama itu cowok.

Bukan dalam situasi yang terbayangkan dimana Evan menemukannya lewat usaha selama bertahun-tahun lalu minta maaf ke Fiona. Mereka malah ketemu lewat takdir yang aneh.

Fiona yang merupakan interior designer dapet proyek menangani rumah seorang artis terkenal, Bianca. Dan menemukan bahwa Evan, cowok yang pernah sangat dicintainya, adalah suami dari artis itu. Dan yang luar biasanya lagi, sedang dalam masa perceraian dengan si Bianca.

Well, banyak banget yang bilang ke aku kalo Novel ini bagus dan layak di baca. Haha, sebenernya ini Novel dapet dari minjem si Elok Amanda Kharisma Putri. Dia bilang bagus banget, apalagi Nhabella Carolline juga bilang sangat sweet. Dan disinilah saya sekarang, duduk didepan leptop sambil nyamil kue sus (saya gak puasa wee :P) dan ngeresensi ini Novel.

Menurutku ide cerita sendiri bagus seh, tapi saya kurang setuju sama sikapnya Fiona di awal-awal. Disini, Evan yang ketemu sama Fiona setelah sekian lama berusaha buat ndeketin Fiona lagi. Tapi sikap Fiona terlalu sinis, terlalu menutup diri, terlalu nunjukin kalo dia pernah terluka karna Evan.

Padahal si Fiona pingin menarik diri dari Evan, supaya dia nggak jatuh cinta sekali lagi sama itu cowok. Tapi terlalu sinis kayak gitu juga nggak bijak. Kalo dia emang pingin menjaga jarak sama Evan, bersikaplah biasa. Bersikaplah seolah nggak ada apa-apa antara mereka di masa lalu.

Diawal emang ceritanya terkesan agak monoton. Yaitu masalah si Evan yang ngedeketin Fiona lagi untuk memperbaiki kesalahannya. Tapi ditengah-tengah, konflik yang dibangun mulai menarik. Saat mereka berdua mulai ngebuka diri tentang masa lalu mereka, dan saat tokoh Kejora mulai muncul.

Aku suka konfliknya, dan aku suka tokoh Evan. Yeeeeeiii! Haha, how should i explain it? Dia emang tipe cowok yang nggak sempurna karena pernah ngelakuin kesalahan dimasa lalu. Tapi dia itu ngayomi, manly sekaligus gentle, berani ngakuin kesalahan juga. Tipe seme cowok idaman banget dah.

Ya walopun ada scene dewasanya..*huahaha* Jadi dibawah 17 taon kaga boleh baca! (sendirinya padahal 15 taon XD). Dulu mungkin kalo saya baca bed scene kayak gini, bakal heboh kesana-kemari. Tapi sekarang ndak uuu~ mungkin karna sudah kebiasaan baca yaoi?

Okei, fokus lagi ke resensi!
Karena novel ini terdiri dari beberapa konflik dengan titik klimaks yang lebih dari satu, saya akuin, ada konflik yang terkesan diulang. Tapi not bad kok, aku suka konflik-konfliknya. Apalagi entar pas Kejora tao kalo Evan ayah kandungnya.

Tapi sayangnya, novel ini penuh pengulangan kata-kata. Kayak nih, kata "berdebar resah" itu satu halaman aja ada lebih dari satu dari awal sampe akhir. Nggak ada variasi kata yang lain, ngebuat kadang-kadang bosen sendiri. Tapi selaen itu, novel ini bagus.

Sangat cocok untuk dibawa pas pondok romadhon disekolah kalian, kalo ada yang cerama dan ceramahnya boring abis, kalian bisa bawa novel ini buat dibaca disela-sela ceramah tersebut *jiahhh... saya malah curcol, gak bener nih saya*

Okelah minna-sama, yeorubundeul, semua, sekian resensi saya yang... ini resensi bukan sih? Ah sudahlah, saya pamit ajalah. Happy Weekend!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...